
Paragraf Pembuka
Tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah keempat dari enam mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang hanyut karena arus deras sungai Singorojo, Kendal. Penemuan ini terjadi pada pagi hari di pinggiran sungai, menambah derita korban yang sudah terjadi sejak kejadian tersebut.
Latar Belakang
Kemarau panjang dan curah hujan ekstrem menjadi latar belakang banjir di sungai Singorojo yang menyebabkan enam mahasiswa hanyut. Dari enam korban, empat sudah ditemukan, sedangkan dua lainnya masih dalam pencarian.
Fakta Penting
Jenazah terakhir ditemukan sekitar pukul 08.25 WIB di dusun Kedung Lantingan, tak jauh dari lokasi kejadian. Kepala BPBD Kendal, Ali Sutaryo, mengungkapkan bahwa evakuasi masih berlangsung. “Lokasi penemuan hanya berjarak 500 meter dari tempat kejadian,” ujarnya.
Dampak Sosial
Kebakaran semakin memprihatinkan, terutama bagi keluarga korban yang berharap kepastian. Masyarakat setempat juga mengutuk kondisi sungai yang tidak terawat, yang diduga menjadi penyebab banjir ini.
Penutup
Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya perlindungan lingkungan dan manajemen bencana yang lebih baik. Dengan korban meningkat menjadi empat orang, harapan semakin terpusat pada ditemukannya dua mahasiswa yang tersisa.










