Berita

**Tragedi Selat Hormuz: Komunikasi Terakhir Kapten ke Istri Sebelum Kapal Meledak**

×

**Tragedi Selat Hormuz: Komunikasi Terakhir Kapten ke Istri Sebelum Kapal Meledak**

Sebarkan artikel ini
**Tragedi Selat Hormuz: Komunikasi Terakhir Kapten ke Istri Sebelum Kapal Meledak**
**Tragedi Selat Hormuz: Komunikasi Terakhir Kapten ke Istri Sebelum Kapal Meledak**

Latar Belakang
Tragedi memilukan terjadi di Selat Hormuz ketika kapten miswar Maturusi, bersama dua WNI lainnya, hilang setelah kapal tugboat musaffah 2 meledak dan tenggelam. Sebelum insiden fatal itu, Kapten Miswar sempat melakukan video call dengan istrinya, Marliani Ahmad, pada Rabu sore (4/3).
Fakta Penting
Marliani mengungkapkan bahwa komunikasi terakhir suaminya terjadi sehari sebelumnya. “Ya sempat video call seperti biasa, ngobrol seperti biasa sampai dia minta izin dia mau istirahat waktu itu Rabu sore,” ujar Marliani seperti dilansir detiksulsel pada Senin (9/3/2026). Pada hari berikutnya, Kamis pagi (5/3), Kapten Miswar mengirim pesan melalui WhatsApp bahwa ia akan berlayar pada sore hari.
Dampak
Tragedi ini tidak hanya menjadi kehilangan bagi keluarga korban, tetapi juga menimbulkan keprihatinan luas di tengah masyarakat. Komunikasi terakhir Kapten Miswar dengan istrinya menjadi momen yang sangat menyedihkan, mengingatkan kita pada pentingnya mengekspresikan cinta dan rasa syukur pada saat-saat yang tepat.
Penutup
Tragedi di Selat Hormuz ini mengingatkan kita akan resiko tinggi profesi kapten kapal, serta pentingnya teknologi komunikasi dalam menghubungkan keluarga di masa-masa sulit. Kisah ini menjadi pengingat bahwa setiap komunikasi terakhir mungkin menjadi yang terpenting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *