
Latar Belakang
Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menekankan pentingnya kepemimpinan berbasis rasionalitas dan rekonsiliasi. Ia mengingatkan publik tentang perjalanan demokrasi Indonesia yang pernah terdistorsi karena polarisasi tajam, sambil menegaskan urgensi politik yang prioritaskan kepentingan bangsa.
Fakta Penting
“Bamsoet Sebut Politik Akal Sehat Kunci Stabilitas dan Rekonsiliasi Bangsa” menjadi sentral dalam pernyataannya, yang menekankan keberanian mengambil keputusan tidak populer namun vital untuk negara. Ia mencontohkan langkah strategis menata sistem perekonomian Indonesia sesuai UUD 1945, Pasal 33, yang mendasarkan perekonomian pada asas kekeluargaan dan manfaat rakyat.
Dampak
Pernyataan ini disampaikan saat peluncuran buku ‘Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung’ di Jakarta, menandakan upaya Bamsoet untuk mendorong kembali semangat politik yang berpijak pada kepentingan nasional. Ini menjadi langkah penting dalam upaya merekonsiliasikan masyarakat dan memastikan stabilitas jangka panjang Indonesia.
Penutup
Dengan mengedepankan politik akal sehat, Bamsoet tidak hanya memberikan jalan untuk rekonsiliasi, tetapi juga menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berjiwa nasionalis. Pertanyaannya sekarang adalah, apakah kita siap menerima keputusan yang tidak populer demi masa depan yang lebih baik?












