
Latar Belakang
Di Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Heru Prasetyo (65) menjadi simbol ketabahan dan kekuatan jiwa. Sebagai tukang tambal ban dan penjual bensin eceran, ia menggantungkan hidup dari penghasilan harian yang tidak lebih dari Rp30.000. Namun, Heru menghadapi keterbatasan dengan penuh syukur dan rasa tanggung jawab.
Fakta Penting
Setiap hari, Heru melayani pengendara yang datang ke tempatnya, baik untuk menambal ban maupun membeli bensin. Dengan kerja kerasnya, ia berhasil menyekolahkan anak-anak dan memenuhi kebutuhan keluarga. “Rezeki memang nggak selalu banyak, tetapi yang penting saya masih bisa kerja, bisa menafkahi keluarga, bisa makan, dan nggak ngerepotin orang lain,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Dampak
Kisah Heru tidak hanya menjadi inspirasi bagi warga di sekitarnya, tetapi juga meneguhkan pentingnya program jkn dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Melalui kerja keras dan keyakinan, Heru menunjukkan bahwa kebahagiaan sebenar-benarnya terletak pada rasa syukur dan tanggung jawab terhadap keluarga.
Penutup
Heru Prasetyo adalah contoh nyata bahwa hidup penuh tantangan bisa dihadapi dengan kepala tegak. Dengan Program JKN sebagai penopang, ia mampu menjalani hari-hari dengan penuh keyakinan dan syukur. Bagaimana dengan Anda? Mampukah kita belajar daripirit Heru untuk selalu bersyukur dalam setiap situasi?












