
Latar Belakang
Dua bulan setelah gedung di Kwitang, Jakarta Pusat, terbakar pada 29 Agustus lalu, polisi akhirnya menemukan kerangka manusia yang identik dengan DNA m farhan hamid dan reno syahputeradewo. Kedua individu ini dilaporkan hilang sejak hari kejadian.
Fakta Penting
Kerangka Farhan dan Reno ditemukan di akhir Oktober di lokasi yang sama, setelah polres metro jakarta Pusat melakukan olah TKP pada 2 September. Kasat Reskrim Jakpus, AKBP Roby Saputra, menjelaskan bahwa kondisi bangunan yang penuh dengan puing-puing menjadi penyebab utama penemuan yang terlambat.
Penutup
Temuan ini menutup babak misteri dalam tragedi Kwitang. Namun, pertanyaan tentang bagaimana kedua korban bisa terjebak dalam reruntuhan tetap mengemuka. Dampak sosialnya pun signifikan, terutama bagi keluarga yang menanti kepastian.












