
Otoritas Iran memecat seorang direktur televisi lokal setelah salah satu reporter televisi itu secara keliru menyerukan kematian pemimpin tertinggi negara itu, Ayatollah Ali Khamenei , saat siaran langsung. Seruan “Matilah Khamenei” itu tampaknya terlontar akibat salah ucap reporter televisi tersebut.
Insiden ini, seperti dilansir AFP , Jumat (13/2/2026), terjadi selama siaran langsung peringatan 47 tahun Revolusi Islam di Provinsi Sistan-Baluchistan bagian tenggara pada Rabu (11/2) waktu setempat.
Saat siaran langsung, seorang reporter televisi provinsi Hamoun yang bernama Musab Rasoulizad menggambarkan jumlah peserta yang hadir dalam aksi massa itu dan mengulangi seruan-seruan yang terdengar dari kerumunan seperti “Allahu Akbar”.












