
Latar Belakang
Insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta beberapa waktu lalu kembali menjadi sorotan setelah Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap bahwa terduga pelaku merakit sendiri bahan peledak. Menurut AKBP Mayndra Eka Wardhana, terduga pelaku mempelajari teknik pembuatan bom dari tutorial di internet.
Fakta Penting
“Ditunjukkan bahwa pelaku mengakses internet untuk mempelajari cara merakit bom,” ungkap Mayndra dalam jumpa pers. Ini menunjukkan betapa mudahnya akses informasi berbahaya melalui platform digital, yang menjadi masalah serius untuk keamanan negeri.
Dampak
Kasus ini menimbulkan pertanyaan besar tentang regulasi internet dan upaya pencegahan terorisme. Peningkatan pengawasan dan edukasi masyarakat menjadi kunci untuk mencegah insiden serupa di masa depan.










