
Latar Belakang
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini menegaskan bahwa Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan hanya tentang pemindahan pusat pemerintahan. Melainkan, IKN adalah peluang untuk merekonstruksi cara negara bekerja, birokrasi mengambil keputusan, dan melayani masyarakat. Pernyataan ini disampaikan Rini dalam Kuliah Umum ASN OIKN, Sabtu (14/2/2026).
Fakta Penting
Pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, Presiden Prabowo Subianto mengutip Thucydides: “The strong do what they can and the weak suffer what they must”, menekankan pentingnya kekuatan fondasional bagi bangsa. Salah satu syarat peradaban negara yang berkelanjutan adalah birokrasi yang unggul. Dalam konteks IKN, Rini menyebut bahwa transformasi ini menjadi relevan untuk mewujudkan negara yang lebih efektif dan responsif.
Dampak
Pernyataan Rini menggugah pemikiran tentang pentingnya IKN sebagai proyek transformasi nasional. Dengan meniadakan paradigma lama, IKN berpotensi menjadi icon perubahan sistemik yang mendorong negara ke arah yang lebih baik.
Penutup
Melalui Kuliah Umum ASN OIKN, MenPAN-RB Rini Widyantini menegaskan bahwa IKN bukan sekadar proyek kota, melainkan cara baru bernegara yang memiliki dampak strategis bagi masa depan Indonesia.












