
Latar Belakang
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) sedang gencar-gencarnya mempersiapkan diri menyambut masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Salah satu upaya nyata adalah kunjungan langsung Direktur Utama PELNI, Tri Andayani, ke kapal KM Labobar untuk memastikan semua aspek keselamatan dan layanan berada dalam kondisi optimal.
Fakta Penting
Tri Andayani memulai inspeksinya dengan memimpin workshop keselamatan untuk Anak Buah Kapal (ABK) di KM Labobar, yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Senin (3/11/2025) siang. Dalam workshop tersebut, dia menekankan pentingnya disiplin dan kewaspadaan dalam menjaga keamanan selama perjalanan. Selanjutnya, Tri melakukan pengecekan mendetail terhadap berbagai alat keselamatan vital, termasuk sekoci, liferaft, jaket keselamatan, dan Marine Evacuation System (MES).
“Dengan mengecek langsung kondisi peralatan ini, kami memastikan bahwa semua fasilitas siap digunakan dalam situasi darurat,” ujar Tri.
Dampak
Langkah-langkah yang dilakukan oleh PELNI tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang. Melalui inspeksi ini, PELNI menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga standar keselamatan tinggi, bahkan di tengah lonjakan permintaan layanan jelang Nataru.
Penutup
Dengan persiapan matang ini, PELNI menargetkan untuk memberikan layanan terbaik selama masa libur Nataru. Namun, pertanyaan yang muncul adalah, apakah upaya ini akan mampu mengatasi segala risiko yang mungkin terjadi di tengah lautan? Hanya waktu yang akan menunjukkan jawabannya.












