
Penemuan Mengejutkan dari Rekam Jejak Digital
Polisi mengungkap fakta mengejutkan dalam kasus pembunuhan alvaro Kiano (6) oleh ayah tirinya, AI. Dari analisis rekam jejak digital pelaku, penyidik menemukan indikasi kuat bahwa AI memiliki niat balas dendam.
Fakta Penting dari Penyidikan
Penyidik memaparkan bahwa dalam percakapan digital AI, terdapat kalimat ‘gimana caranya gue balas dendam’ yang muncul berulang kali. Ini ditandai dengan konteks kemarahan dan rasa sakit hati yang kuat terhadap pihak tertentu. “Ini menunjukkan dorongan emosional yang kuat pada pelaku,” kata Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, dalam konferensi pers Senin (24/11/2025).
Dampak Sosial dan Hukum
Penemuan ini tidak hanya memperkuat kasus hukum terhadap AI, tetapi juga menggugah pertanyaan tentang perlunya pemantauan lebih ketat terhadap indikasi balas dendam dalam kasus serius.
Penutup
Kasus ini menegaskan pentingnya teknologi dalam penyidikan kriminal, sekaligus menjadi pengingat atas risiko balas dendam yang mungkin terjadi. Bagaimana masyarakat dan instansi hukum dapat mencegah hal serupa terjadi? Jawabannya mungkin terletak dalam upaya pencegahan dan pendidikan hukum yang lebih baik.
