
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Mendukung Pemotongan Gaji Menteri untuk Kebangsaan
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyatakan sikap positif terhadap wacana pemotongan gaji menteri sebagai langkah efisiensi menghadapi konflik di Timur Tengah. Dalam pernyataannya di kawasan GBK, Jakarta, Sabtu (14/3/2026), Raja Juli menegaskan komitmennya untuk mengikuti keputusan Presiden Prabowo Subianto.
“Ya kalau itu menjadi keputusan dan kebaikan untuk bangsa, saya kira semua harus menerima termasuk saya,” ujar Menhut Raja Juli.
Latar Belakang
Wacana pemotongan gaji ini muncul setelah Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan para menteri koordinator dalam rapat kabinet paripurna untuk mengkaji langkah-langkah efisiensi. Prabowo juga mencontohkan inisiatif yang dilakukan Pakistan, seperti work from home (WFH) atau work from anywhere (WFA), sebagai bentuk penghematan yang efektif.
Fakta Penting
1. Raja Juli Antoni mengaku tak masalah dengan pemotongan gaji, asalkan keputusan tersebut untuk kemaslahatan bangsa.
2. Instruksi Presiden Prabowo mencakup analisis komprehensif terhadap efisiensi birokrasi.
3. Contoh dari negara lain, seperti Pakistan, menjadi referensi dalam menyusun kebijakan efisiensi ini.
Penutup
Sikap Menhut Raja Juli Antoni menunjukkan komitmen para pejabat tinggi negeri untuk bergerak sinkron dalam menangani situasi krisis. Dengan mengadopsi langkah efisiensi yang terbukti efektif, Indonesia diharapkan dapat mengatasi tantangan global dengan lebih solid.
Referensi: [link berita]
“`












