
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, prihatin atas insiden anggota Brimob, Bripka MS, yang menganiaya siswa hingga meninggal dunia di Tual, Maluku. Yusril menyampaikan dukacita atas wafatnya korban.
“Saya pribadi maupun sebagai Menko Kumham Imipas yang juga menjadi anggota Komite Reformasi Polri sangat prihatin dan menyesalkan peristiwa ini terjadi. Saya menyampaikan dukacita mendalam atas wafatnya Arianto Tawakal,” ujar Yusril dalam keterangan tertulis yang dikutip, Senin (23/2/2026).
Yusril mengatakan tindakan Bripka MS itu benar-benar di luar perikemanusiaan. Dia menekankan polisi merupakan aparat negara yang wajib memberikan perlindungan terhadap setiap warga negara, baik terhadap diduga pelaku kejahatan, apalagi korban kejahatan.










