
Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) mencurigai aksi kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau kelompok sipil bersenjata (KSB) yang menembak pesawat Smart Air PK-SNR di Boven Digoel, Papua Selatan. Komnas HAM menduga pelaku merupakan komplotan yang juga sempat menebar ancaman di Yahukimo, Papua Pegunungan.
Ketua Komnas HAM Anis Hidayah mengatakan pihaknya mengamati munculnya pola baru atas aksi kekerasan dan konflik bersenjata yang terjadi di wilayah Papua Selatan. Dia menduga para pelaku dari kelompok yang sama yang pernah menebar ancaman penembakan pesawat komersil hingga menggagalkan kunjungan kerja (kunker) Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka di Yahukimo, Papua Pegunungan.
“Berdasarkan berbagai informasi yang dimiliki Komnas HAM, diduga kelompok yang sama melakukan berbagai teror dan kekerasan di antaranya penembakan pesawat komersial di Yahukimo pada 14 Januari 2026 yang menggagalkan kunjungan Wakil Presiden,” ucap Anis Hidayah dilansir detikSulsel , Jumat (13/2/2026).












