
Latar Belakang
Enam dapur makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Pandeglang terpaksa berhenti beroperasi akibat keterlambatan pembayaran dari Badan Gizi Nasional (BGN). Kondisi ini telah mempengaruhi layanan makanan bergizi bagi masyarakat, terutama di lima kecamatan yang terdampak.
Fakta Penting
Wakil Satgas MBG Pandeglang, Doni Hermawan, mengungkapkan bahwa pencairan dana dari BGN menjadi kendala utama. “Enam dapur dari lima kecamatan berhenti sementara karena menunggu proses pencairan dari BGN,” jelas Doni pada Kamis (13/11/2025).
Menurut Doni, aturan terbaru yang melarang penggunaan dana talangan untuk operasional dapur MBG menjadi faktor kritis. Keterbatasan anggaran ini menyebabkan dapur tidak dapat beroperasi hingga dana cair.
Dampak Sosial
Pemutusan sementara layanan MBG tidak hanya merugikan dapur makan, tetapi juga mengancam akses masyarakat terhadap makanan bergizi. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas koordinasi antara BGN dan pemerintah daerah dalam menjamin ketersediaan dana untuk program sosial vital.
Penutup
Ketidakpastian dana BGN menjadi tantangan serius bagi program MBG di Pandeglang. Solusi cepat diperlukan untuk menghindari dampak lebih luas pada masyarakat, khususnya kelompok rentan yang bergantung pada layanan ini.












